Cara Membuat Minyak Ikan

Cara Membuat Minyak Ikan

Kamis, 11 Oktober 2018 - Kesehatan

Minyak ikan seringkali disebut-sebut sebagai suplemen terbaik untuk kesehatan tubuh, terutama untuk melancarkan perdaran darah. Berbagai bentuk suplemen ini, mulai dari kapsul, pil, hingga cairan, banyak dikonsumsi masyarakat.

Minyak ikan menjadi begitu spesial karena di dalam minyak ini terkandung omega -3 yang merupakan asam lemak esensial yang sangat dibutuhkan oleh tubuh. Karena tidak diproduksi secara alami oleh tubuh, maka harus dikonsumsi dari luar dengan mengkonsumsi suplemen atau dengan cara membuat minyak ikan.

Selain omega-3 masih ada banyak kandungan lengkap di dalam minyak ikan. Kandungan di dalam minyak ikan ini bahkan tidak hanya bermanfaat untuk kesehatan mental dan kesehatan tubuh seperti yang disebutkan, melainkan juga bermanfaat bagi kecantikan.

Tidak semua orang menyukai minyak ikat, karena memang memiliki aroma khas yang menyengat. Padahal ada banyak sekali manfaat dari minyak ikan, diantaranya mengurangi kadar trigliserida penyebab penyakit jantung, memelihara kesehatan jantung, mencegah penyumbatan pembuluh darah, mencegah kanker, salah satu cara mengencangkan payudara, dan juga baik untuk ibu hamil, namun dengan konsumsi wajar, sebab jika terlalu banyak juga bisa menyebabkan pendarahan.

Cara Membuat Minyak Ikan dengan Metode Wet Rendering

Metode yang paling sering dan paling umum digunakan adalah Wet Rendering. Proses ini meliputi kombinasi pemasakan hingga pengeringan yang menggunakan uap panas dalam keadaan hampa udara. Selama proses pengeringan tepung ikan, pengadukan dilakukan secara lambat. Kemudian dilakukan pengepresan untuk memisahkan antara tepung dan minyak ikan.

cara membuat kapsul minyak ikan

Pertama, bahan mentah berupa ikan ditangkap, diambil hatinya, dicuci sampai bersih dengan air laut, kemudian dimasukkan ke dalam kantong plastik. Kantong palstik berisi ikan-ikan yang sudha bersih ini kemudian dimasukkan ke dalam peti insulasi dan diberikan es yang menggunakan es hancur dengan perbandingan 1:1.

Penge-es-an ini dilakuan selama masa penangkapan hingga nanti saatnya ikan-ikan tersebut di ekstraksi minyaknya. Ekstraksi dilakukan dengan cara mencampur hati cucut botol dengan asam formiat teknis sebanyak 1% dari banyaknya hati cucut botol. Setelah 3 kali proses silase, lakukan penyaringan dengan menggunakan kain belacu untuk memperoleh minyaknya.

Selain dengan menggunakan ekstraksi khusus untuk mengambil minyak ikan murni, pengambilan minyak ikan juga bisa dilakukan dari hasil ekstraksi pengolahan tepung ikan dan hasil samping dari pengolahan ikan kaleng. Namun, yang membedakannya ada pada mutu minyak ikan, harga bahan baku, dan jumlah bahan baku. Untuk mengatasi kekurangan bahan baku, para pembuat minyak ikan biasanya menyediakan pasokan ikan dari luar negeri (import) juga, selain domestik.

Setelah proses ekstraksi selesai, dilakukanlah proses pemurnian minyak ikan. Tujuannya untuk menghilangkan rasa dan bau amis yang ditimbulkan, warna yang tidak menarik, dan memperpanjang masa simpan minyak ikan sebelum konsumsi. Cara membuat minyak ikan dengan tahapan pemurnian minyak, yaitu:

  1. Tahap penyaringan untuk memisahkan kotoran-kotoran seperti sisa daging atau gumpalan protein
  2. Degumming untuk memisahkan lendir dan getah yang di dalamnya terdapat residu karbohidrat, air, protein, dan sebagainya
    Netralisasi untuk memisahkan asam lemak bebas dari minyak ikan. Hal ini dilakukan dengan menambahkan larutan asam ke minyak yang sudah melewati proses degumming.
  3. Pemisahan sabun dilakukan dengan mendiamkan beberapa saat minyak yang sudha dinetralkan, hingga terpisah antara sabun di lapisan atas dan minyak di lapisan bawah.
  4. Pemucatan dan deodorisasi, yaitu tahap pemurnian minyak.

Demikian tahapan dalam membuat minyak ikan sendiri yang bisa digunakan wanita sebagai cara membesarkan payudara dengan ramuan tradisional.