Cara Mengajari Anak Membaca

Cara Mengajari Anak Membaca

Minggu, 19 Agustus 2018 - Pendidikan

Sekarang ini telah banyak cara mengajari anak membaca. Seperti yang kita ketahui, mengajari anak membaca sedari dini sangat memberi pengaruh dan peranan besar dalam kehidupannya kini dan di masa yang akan datang. Sebab tidak bisa dipungkiri, selama anak Anda mengenyam bangku pendidikan formal, mereka harus mampu membaca dengan baik agar tak tertinggal.

Gambar Cara Mengajari Anak Membaca

Gambar Cara Mengajari Anak Membaca

Anda sebagai orang tua juga memiliki peran penting sebagai pendidik putra-putri Anda di rumah. Bagaimana caranya? Salah satu cara yang cukup efektif untuk mengajari anak membaca ialah dengan memberikan contoh. Biasanya anak-anak hanya senang mendengarkan cerita. Nah, kali ini Anda dapat memberikan contoh cerpen singkat.

Jika anak Anda belum mampu memahami isi dari cerita cerpen tersebut, Anda dapat membimbing mereka untuk membacanya secara perlahan. Ketika si anak belum terbiasa dengan huruf-huruf alphabet yang rumit. Anda sebagai orang tua dapat mengajari anak membaca huruf alphabet dari A hingga Z. Jika sudah, Anda dapat memberi pengertian mengenai huruf vokal dan konsonan.

Metode Pengajaran Membaca

Cara mengajari anak membaca seperti ini dapat menstimulus ingatan si anak. Terlebih jika Anda mengajarinya dengan metode lain, seperti:

  1. Metode Baca-tulis

Membaca saja rasanya tak cukup membiat si anak memahaninya dengan sepenuhnya. Terkadang beberapa anak memiliki kesulitan mengingat huruf-huruf. Maka dari itu, sesekali Anda pun harus menyisipkan metode baca-tulis ini agar si anak terbissa dengan huruf-huruf yang sulit ia ingat.

  1. Metode Titian Ingatan

Metode ini sebenarnya mirip dengan metode sebelumnya, yaitu melibatkan dua kegiatan. Namun, yang unik dari metode ini adalah dengan adanya titian ingatan. Apa itu titian ingatan? Nah, sebelum Anda tshu lebih jelas apa itu titian ingatan, Anda harus terlebih dahulu mengenalkan huruf alphabet dengsn diimbuhi dengan huruf vokal (a,i,u,e dan o).

Contoh: ba, ca, da, fa, ga dan seterusnya hingga za. Nah, tiap huruf tersebut memiliki titian ingatan masing-masing, misalnya ra, anda dapat memberi titihan rambut atau rama (nama orang) dan seterusnya. Anda harus memainkan imajinasi anak Anda.

Jika Anda mengalami kesulitan, Anda dapat membeli buku pedoman membaca dengan metode ini atau Anda bisa menitipkan anak Anda di lembaga bimbingan belajar terdekat yang menawarkan metode ini.

  1. Metode Membaca Keras (dengan suara nyaring)

Beberapa anak terkadang cenderung meniru apa yang didengarnya. Jadi jika anak Anda bertipe seperti ini, Anda cukup memberi contoh membaca suatu cerita kepada anak Anda. Gunakan intonasi suara yang menarik agar si anak paham isi cerita dalam teks.

  1. Metode Audio-visual

Nah, metode ini seakan menjadi primadona di era digital kini. Sebab, sekarang ini anak-anak sangat akrab dengan gadget mereka. Daripada waktu mereka habis untuk bermain game, Anda dapat mengarahkan mereka untuk membuka video dongeng anak atau cerita pendek yang diceritakan dengan visualisasi dan audio yang menarik.