Oleh – Oleh Khas Semarang

Oleh – Oleh Khas Semarang

Minggu, 30 September 2018 - Referensi

Semarang selain sebagai ibukota provinsi Jawa Tengah, juga merupakan salah satu kota yang memiliki nilai historis dan kebudayaan yang cukup beragam. Salah satu hasil dari rangkaian historis dan kebudayaan itu, dapat dilihat pada kuliner yang ada di Semarang.

Kuliner di sana juga memiliki oleh – oleh khas Semarang yang bisa dijadikan kenang – kenangan atau dibawa pulang. Salah satu diantaranya adalah moaci, moaci dijadikan sebagai makanan pada snack catering Semarang. Moaci terbuat dari tepung khusus yang didalamnya diisi dengan kacang.

Oleh – oleh yang dapat dibawa, tidak melulu tentang kuliner, namun Anda dapat berbelanja pernak – pernik, atau kain batik khas Semarang. Oleh – oleh yang dimaksud adalah sebagai berikut:

Ragam Oleh – Oleh Khas Semarang

  1. Lumpia. Jajanan khas Semarang ini sudah sangat terkenal hingga di luar daerah Semarang. Terciptanya citarasa hasil akulturasi Tionghoa dan Jawa ini, sudah ada sejak sekitar abad ke-19. Lumpia legendaris yang ada di Semarang dapat ditemukan di Gang Lombok.
  2. Wingko Babat. Oleh – oleh khas Semarang yang memiliki rasa manis gurih satu ini, terbuat dari tiga bahan dasar, yaitu tepung beras ketan, kelapa, dan gula. Anda tidak perlu bingung jika menemukan Wingko Babad Semarang dan Wingko Babad Lamongan, karena secara historis, keduanya berasal dari sumber yang sama.
  3. Roti Ganjel Ril. Kue yang berbentuk persegi panjang dan berwarna cokelat ini, memiliki ukuran yang besar dan menyerupai penyangga rel kereta api. Sebab itulah, dinamakan Roti Ganjel Ril.
  4. Moaci Semarang. Moaci Semarang berbeda dengan kue moci yang ada di Bandung atau Sumedang. Moaci Semarang dibuat dari tepung ketan, diisi kacang yang sudah dicincang dan gula, kemudian dibalut biji wijen seperti onde – onde.
  5. Lontong Spekkoek Waiki. Jajanan ini bukanlah lontong sebagaimana yang biasanya terbuat dari beras yang dikukus dan dibungkus daun pisang, melainkan lapis legit yang bentuknya seperti lontong.
  6. Tumpi. Jika rempeyek biasanya berisi topping kacang tanah, udang, atau ikan teri, Tumpi ini menggunakan isian topping kacang hijau.
  7. Kue Sarang Madu. Jajanan ini terbuat dari tepung beras, gelali, dan beberapa bumbu. Bagian atas jajanan ini juga diberi gula merah cair. Mudah untuk menemukan jenis jajanan ini karena bentuknya yang mirip sarang burung dan sepintas mirip dengan kerupuk.
  8. Tahu Bakso. Selain lumpia dan bandeng presto, oleh – oleh khas Semarang yang lain adalah tahu bakso. Salah satunya adalah tahu bakso Ibu Pudji yang sudah berdiri sejak sekitar tahun 1995.
  9. Kue Leker. Meskipun jajanan leker tidak hanya di Semarang, namun di kota ini ada leker yang sangat terkenal dan memiliki banyak varian rasa, yaitu Leker Paimo.
  10. Bandeng Presto. Bandeng presto yang terkenal dan cocok untuk dijadikan buah tangan yaitu bandeng yang ada di gerai Juwana. Gerai tersebut tidak hanya menjual dalam olahan presto, namun juga ada yang dijadikan abon, dipepes, diasap, dan divacum.
  11. Torakur. Torakur atau Tomat Rasa Kurma ini merupakan jenis jajanan yang asalnya berupa tomat yang kemudian dikeringkan. Asal usul torakur ini dimulai ketika Sri Ngestiwati, warga Bandungan, mengalami gagal panen tomat. Singkat cerita, beliau memutuskan untuk memasarkan produk tersebut sejak tahun 2002.
  12. Batik Semarang. Batik Semarang adalah salah satu contoh batik yang tidak mengikuti pakem batik. Lebih bebas dalam berkreasi. Dewasa ini, Batik Semarang memiliki beragam motif yang menggambarkan Semarang, seperti motif Peterongan, Lawang Sewu, dan Parang Asem.