Sejarah Batik Nusantara

Bacaan ini berisi tulisan yang ringan-ringan saja, cukup dibaca sambil lalu, karena runtutan dan paparan data di sini bersifat google historis, artinya, pengetik halaman ini juga dapatnya dari cari-cari di google hehehe. Baiklah, ada 3 kata yang digunakan sebagai judul bacaan ini, yaitu sejarah, batik dan nusantara.

Apa yang langsung diingat oleh pembaca begitu mendengar masing-masing dari ketiga kata tersebut. Sejarah, sejarah majapahit? Batik, batik solo? Nusantara, sumpah gajah mada?

sejarah batik nusantara

Asal muasal kerajinan batik nusantara

Sejarah Batik Nusantara, tercatat kerajinan batik awalnya merupakan seni keraton pada masa raja-raja dahulu, mulai dari jaman majapahit. Pakaian batik biasanya digunakan oleh para bangsawan dan seisi istana dan keraton pada masa itu. Namun, banyak juga pegawai keraton tinggal di luar lingkungan istana, dari mereka kesenian batik ini mulai dikenal oleh masyarakat sekitar. Pada akhirnya, kesenian membatik menjadi sebuah kerajinan turun temurun yang diwarisi oleh masyarakat hingga saat ini.

Batik pada sejarahnya bukanlah hasil seni yang murni lahir dari peradaban nusantara ini. Melainkan, batik kemungkinan berasal dari mesir jaman dahulu kala, menyebar ke berbagaiĀ benua afrika dan asia. Di benua afrika, kerajinan batik juga ada di masyarakat Nigeria, Kamerun, dsb. Di Asia, selain Indonesia, batik juga ada di India, Sri Lanka, Bangladesh bahkan Iran, dsb. Melihat fakta sejarah ini, sebenarnya kurang benar jika kita mengklaim bahwa batik adalah budaya original Indonesia. Namun corak batik yang dihasilkan mungkin bisa menjadikan ciri dari batik karya budaya Nusantara, seperti batik Solo yang begitu terkenal hingga ke manca negara.

Baca Juga : Langkah Membuat Batik

Saat ini, slogan Nusantara sedang digaungkan, kecintaan terhadap tanah air ini perlu diwujudkan secara nyata, sehingga perkembangannya pun bisa dirasakan oleh masyarakat Indonesia sendiri. Dukungan terhadap usaha kecil menengah terus dilakukan oleh pemerintah, dimana pada umumnya memproduksi dan berinovasi dengan produk-produk lokal. Produk batik tidak diragukan lagi, bahkan telah dikenal di berbagai negara. Bagaimana dengan masyarakat kita sendiri, khususnya pelaku pasar fashion, apakah menginginkan batik sebagai pakain yang menempel pada mereka? Riset simple bisa kita lihat di mall-mall fashion, seberapa banyak produk batik di pajang dan seberapa banyak pula peminatnya. Nah, khususnya bagi kaum hawa yang terbiasa dengan model-model fashion terbaru, jangan risih dengan pakaian batik, karena model-model batik yang dihadirkan oleh para desainernya sekarang sudah sangat modis, elegan dan kaya akan pilihan untuk menyesuaikan kondisi dan waktu.

Khususnya para wanita karir, ada aturan yang mengikat dari perusahaan untuk mengenakan batik pada hari Jum’at, mungkin perlu menambah ragam model baju batik kerja untuk wanita, sehingga dalam berpenampilan menjadi penuh percaya diri.